“Investasi”
Diajukan untuk memenuhi
salah satu tugas mata kuliah
“Hukum
Dagang”
Dosen Pengampu :
Budi Hariyanto, SH, MM
Disusun Oleh :
Muhammad Saifur Rohman
11.441.0041
Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan
UNIVERSITAS PANCA MARGA
PROBOLINGGO
2013
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat
Allah SWT, karena atas rahmad, hidayah dan ridho-Nya penyusun dapat menyelesaikan salah satu tugas Mata
Kuliah yaitu membuat Essay Dengan judul “Investasi”
Dalam penyusunan Essay ini penyusun banyak
menemukan hambatan, tetapi penyusun dapat menyelesaikannya tepat waktu karena
penyusun mendapat bantuan dan kerja sama dari berbagai pihak dan sumber. Atas
bantuan dan kerja samanya penyusun ucapkan terima kasih.
Penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan Essay ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, penyusun mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun
untuk menyempurnakan Essay ini dengan harapan untuk memperbaiki kualitas Essay.
Mudah-mudahan Essay ini
dapat berguna khususnya bagi penyusun dan umumnya bagi kita semua yang
membacanya.
Probolinggo, 20 Oktober 2013
Penyusun
FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI DAN YANG
MENGHAMBAT MASUKNYA INVESTASI DI INDONESIA
I.
PENDAHULUAN
Investasi merupakan faktor yang sangat
penting dalam menggerakkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Namun ada berbagai pertimbangan yang dirasa perlu oleh para investor yang
membuat harapan masuknya investasi, terutama investasi asing terkadang masih
sulit untuk diwujudkan di Indonesia.
Adapun faktor yang dapat mempengaruhi
investasi yang dijadikan bahan pertimbangan investor dalam menanamkan modalnya,
antara lain:
1.
Faktor kestabilan
perekonomian negara
Faktor
kestabilan perekonomian, merupakan salah satu pertimbangan yang penting dalam
melakukan investasi. Kabar baiknya adalah bahwa Indonesia, menurut Kepala
Ekonom DBS Bank David Carbon, saat ini menjadi salah satu negara sasaran
investasi yang ideal karena memiliki struktur perekonomian yang cenderung
stabil.
2.
Faktor perubahan dan
perkembangan teknologi
Sedangkan
faktor kemajuan teknologi juga penting dalam meningkatkan efisiensi produksi
dan mengurangi biaya produksi. Dengan kemajuan teknologi yang dimiliki oleh
suatu negara akan memberikan peluang lebih besar pula untukdapat mendorong
masuknya lebih banyak investasi.
3.
Faktor tingkat suku
bunga
Mengenai
tingkat suku bunga. Faktor ini juga tidak kalah pentingnya dalam menentukan
tingkat investasi yang terjadi dalam suatu negara. Apabila di suatu negara
tingkat suku bunganya rendah, maka tingkat investasi yang terjadi akan tinggi
karena kredit dari bank masih menguntungkan untuk mengadakan investasi.
Sebaliknya apabila tingkat bunga tingginya, maka investasi dari kredit bank pun
akan tidak menguntungkan.
4.
Faktor prospek ekonomi
di masa datang
Faktor
prospek ekonomi di masa datanglah yang merupakan faktor yang paling
mempengaruhi tingkat investasi dalam perekonomian suatu negara. Tidak dapat
dipungkiri, harapan untuk adanya suatu peningkatan aktivitas perekonomian di
masa datang merupakan salah satu faktor penentu untuk para investor dalam
melakukan atau tidaknya suatu investasi. Jika diperkirakan akan terjadi
peningkatan aktivitas perekonomian di masa yang akan datang, maka investor
kemungkinan besar tidak akan menyia-nyiakan peluang yang memungkinkan untuk
meraih keuntungan lebih besar di masa yang datang.
5.
Faktor pengaruh nilai
tukar
Adapun
faktor pengaruh nilai tukar,secara teoritis berdampak pada perubahan tingkat/nilai
tukar dengan investasi bersifat uncertainty (tidak pasti). Pengaruh tingkat
kurs yang berubah pada investasi dapat langsung lewat beberapa saluran,
perubahan kurs tersebut akan berpengaruh pada dua saluran, sisi permintaan dan
sisi penawaran domestik. Dalam jangka pendek, penurunan tingkat nilai tukar
akan mengurangi investasi melalui pengaruh negatifnya pada absorbsi domestik
atau yang dikenal dengan expenditure reducing effect. Karena penurunan tingkat
kurs ini akan menyebabkan nilai riil aset masyarakat yang disebabkan kenaikan
tingkat harga-harga secara umum dan selanjutnya akan menurunkan permintaan
domestik masyarakat. Gejala diatas pada tingkat perusahaan akan direspon dengan
penurunan pada pengeluaran / alokasi modal pada investasi.
Selain faktor-faktor yang telah
disebutkan diatas ,adapula faktor lain yang dapat mempengaruhi investasi dalam
perekonomian suatu negara adalah:
1. Tingkat
Inflasi
2. Infrastruktur
3. Pendapatan
Nasional Per Kapita
4. Birokrasi
perijinan
5. Kualitas
SDM (Sumber Daya Manusia)
6. Stabiltas Poltik dan Keamanan
Oleh karena itu, investasi dapat
menjadi salah satu tolak ukur kemakmuran bagi suatu negara dan juga
masyarakatnya. Dengan adanya kegiatan investasi dapat memungkinkan
masyarakat untuk dapat meningkatkan kegiatan ekonomi dan memperoleh
kesempatan kerja, sedangkan bagi negara, kegiatan investasi dapat meningkatkan
pendapatan nasional. Semuanya itu berujung pada satu kata yaitu “kemakmuran”. Mari
kita berharap, ke depannya Indonesia akan semakin baik lagi dan dapat menjadi
salah satu tempat ideal bagi para investor untuk melakukan kegiatan
investasi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar